HUBUNGAN JUMLAH KONSUMSI ZAT BESI DARI FOOD RECALL 24 JAM DENGAN KADAR HB REMAJA PUTRI DI LINGKUNGAN JEMPONG BARAT KOTA MATARAM

Endy Bebasari Ardhana Putri

Abstract


Di Indonesia, status gizi remaja putri pada umumnya kurang zat gizi makro meliputi karbohidrat, protein, dan lemak, serta kurang zat gizi mikro yaitu vitamin dan mineral salah satunya zat besi. Pola konsumsi yangssalah pada remaja putri akan mengakibatkan kekurangan zat besi. Zat besi dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pembentukan hemoglobin (Hb) darah sehingga dapat mencegah anemia. Anemia pada remaja putri akan berdampak buruk bagi pertumbuhan dan kecerdasannya, serta lambat laun berdampak pada status kesehatannya saat hamil kelak. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat ada tidaknya hubungan mengkonsumsi zat besi dari recall 24 jam dengan kadar Hb remaja putri di Kelurahan Jempong Barat Kota Mataram.gPenelitian dilakukan menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik cross scetional dengan jumlah sampel 89 orang dari umur 12-21 tahun yang belum menikah. Uji analisis yang dipakai menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat kesalahan 10% dan bantuan SPSS 16. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri yang memiliki jumlah konsumsi zat besi dalam kategori sedang pada angka kecukupan gizi (69%) dan kadar Hb di bawah normal atau dikatakan menderita Anemia sebanyak (46%). Kadar Hb rendah pada remaja putri dapat disebabkan salah satunya oleh jumlah konsumsi zat besi yang kurang dari kebutuhan sehari-hari. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan jumlah konsumsi zat besi dengan kadar Hb remaja putri di Lingkungan Jempong Barat Kota Mataram (p=0.000).

Keywords


Konsumsi, Zat besi, Kadar Hb, remaja putri

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v4i2.119

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.