PENGARUH PENERAPAN KIE (KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PERIOPERATIF KATARAK DI RUMAH SAKIT MATA NTB

Baiq Nova Aprilia Azamti

Abstract


Katarak merupakan suatu penyakit yang terjadi karena timbulnya kekeruhan pada lensa mata yang mengakibatkan terjadinya penurunan visus pengelihatan yang jika tidak dilakukan penanganan akan mengakibatkan terjadinya kebutaan. Ansietas atau kecemasan merupakan salah satu faktor dari penderita katarak yang bisa mempengaruhi seseorang untuk dilakukan operasi katarak, hal ini dikarenakan oleh timbulnya keraguan dan rasa takut pada pasien yang meyebabkan terjadinya penolakan untuk dilkukan operasi.
Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental, dengan tehnik sampling Accidental Sampling. Sampel penelitian yaitu pasien katarak di Rumah Sakit Mata NTB dengan denga jumlah sampel sebanyak 40 responden. Analisa data menggunakan Ujii T-test.
Berdasrkan hasil analisa menunjukkan nilai probabilitas sebesar 0,000,< 0,05, menunjukkan ada pengaruh penerapan KIE(Komunikasi, Informasi dan Edukasi) terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien perioperatif katarak di Rumah Sakit Mata NTB.
Berdasarkan hasil analisa di atas menunjukkan bahwa penerapan KIE pada pasien perioperative katarak memiliki pengaruh yang signifikan untuk dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien perioperative katarak.

Keywords


Penerapan KIE, Tingkat Kecemasan, Peroperatif

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v4i2.120

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.