HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LAKI LAKI USIA 40 TAHUN KE ATAS DI DESA KORLEKO PUSAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS KORLEKO LOMBOK TIMUR TAHUN 2017

I Gusti Ayu Mirah Adhi

Abstract


Hipertensi merupakan penyebab kematian utama melalui proses terjadinya stroke, kematian jaringan otot jantung dan kegagalan fungsi ginjal. Berbagai faktor resiko hipertensi meliputi genetik, ras, usia, jenis kelamin, merokok, obesitas, pola makan, gaya hidup dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 40 tahun ke atas di Desa Korleko Pusat wilayah kerja Puskesmas Korleko Lombok Timur Tahun 2017.
Metode : Penelitian ini bersifat survey analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 92 orang, sampel diambil menggunakan Purposive Sampling sebanyak 47 responden laki-laki. Guna mengetahui hubungan variabel independen dan dependen digunakan uji analisis korelasi spearman’s rank.
Hasil : Hasil uji Statistik dengan menggunakan korelasi spearman rank taraf signifikansi 5% diperoleh angka koefisien untuk kebiasaan merokok (r) = 0,339 dengan nilai p-value lebih kecil dari pada α (0,05) atau 0,004< 0,05, dan nilai koefisien untuk pola makan (r) = 0,458 dengan nilai p-value lebih kecil dari pada α (0,05) atau 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima.
Simpulan : ada hubungan antara kebiasaan merokok dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada laki laki usia 40 tahun ke atas.

Keywords


Kebiasaan merokok, Pola Makan, Hipertensi.

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v4i2.122

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.