HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS GUNUNGSARI

Indriani Indriani

Abstract


Kematian maternal merupakan masalah kesehatan global yang menjadi indikator penting keberhasilan program kesehatan ibu. Salah satu faktor yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap kematian ibu adalah masih banyaknya ibu hamil dengan anemia karena rendahnya konsumsi Fe (zat besi). Anemia zat besi pada ibu hamil salah satunya dipengaruhi oleh paritas. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunungsari. Desain penelitian menggunakan metode Cross Sectional dengan pendekatan retrospektif. Metode sampling menggunakan Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Gunungsari bulan Januari-Oktober 2018 dan tercatat di buku registrasi kunjungan ibu hamil. Jumlah sampel sebanyak 61 responden. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan bahwa p value = 0,143 dimana p>0,05. Kesimpulannya tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunungsari. Ibu hamil harus mengontrol kehamilannya secara teratur minimal 4 kali selama kehamilan di sarana kesehatan, karena anemia dapat terjadi pada ibu dengan paritas rendah sekalipun. Bagi peneliti selanjutnya, perlu mengadakan penelitian tentang faktor lain yang menyebabkan anemia pada ibu hamil

Keywords


Anemia, ibu hamil, paritas

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v5i1.136

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.