IDENTIFIKASI TEKANAN DARAH BERDASARKAN INDEKS MASA TUBUH KARYAWAN STIKES YARSI MATARAM

Zaenal Arifin

Abstract


Asupan gizi yang melebihi kebutuhan tubuh dapat memicu terjadinya kegemukan atau obesitas. Obesitas merupakan faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular utama seperti diabetes melitus, jantung iskemik, kanker dan hipertensi. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko hipertensi dan berkaitan dengan tekanan darah sistolik. Salah satu indikator untuk mengkur obesitas adalah dengan mengukur indeks massa tubuh (IMT), indeks masa tubuh (IMT) yaitu perbandingan antara berat badan dengan tinggi badan kuadrat dalam meter. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi tekanan darah karyawan STIKES Yarsi Mataram berdasarkan Indeks Masa Tubuh (IMT). Metode penelitian ini adalah merupakan penelitian korelasi observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 51 responden dengan pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling. Hasil uji statistik dengan Anova untuk mengetahui hubungan indeks masa tubuh (IMT) dengan tekanan darah diperoleh hasil sebagai beriktu IMT dengan tekanan darah sistolik (p=0.0005) dan IMT dengan tekanan darah diastolik (p=0.0005). Kesimpulan hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara indeks masa tubuh (IMT) dengn tekanan darah. Saran pengendalian berat badan melalui penurunan IMT merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan resiko peningkatan tekanan darah.

Keywords


Indeks masa tubuh, tekanan darah

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v6i2.177

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.