HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG GAGAL JANTUNG DENGAN PENATALAKSANAAN PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUANG IGD RSUD SUMBAWA BESAR.

Dina Fithriana

Abstract


Unit Gawat Darurat (UGD) adalah unit pelayanan di Rumah Sakit yang memberikan pelayanan pertama pada pasien dengan ancaman kematian dan kecacatan secara terpadu dengan melibatkan berbagai multidisiplin. Serangan jantung dan problem seputarnya masih menjadi pembunuh nomor satu dengan raihan 29%. Kematian global setiap tahun, mencatat sekitar 17 juta orang meninggal karena penyakit sistem kardiovaskuler dan sekitar 32 juta mengalami serangan jantung setiap tahunnya dan pada tahun 2030 sekitar 23,6 juta orang akan meninggal karena penyakit sistem Kardiovaskuler.
Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan analisa data Uji korelasi Sperman Rank. Subyek penelitian adalah semua perawat yang berada di ruang IGD RSUD Sumbawa Besar. Di dapat responden penelitian sebanyak 22 orang yang ditentukan dengan Tehnik total sampling.
Hasil diolah dengan menggunakan uji korelasi spearman Rank. Dari hasil uji Spearman Rank di dapatkan bahwa hubungan pengetahuan perawat tentang gagal jantung dengan penatalaksanaan pasien gagal jantung dengan Rho hitung > Rho tabel 0,4602 > 0,428. Maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada Hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang gagal jantung dengan penatalaksanaan pasien gagal jantung di ruang IGD RSUD Sumbawa Besar.
Dari hasil penelitian, ini menunjukankan semakin tinggi pengetahuan perawat maka akan semakin tinggi pengetahuan perawat dalam penatalaksanaan pasien gagal jantung di IGD RSUD Sumbawa Besar.


Keywords


Pengetahuan Perawat, Penatalaksanaan Pasien Gagal Jantung.

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v6i2.181

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.