Hubungan Peran Orang Tua dalam Memenuhi Kebutuhan Gizi Anak dengan Perkembangan Anak Usia Pra Sekolah di TK Negeri Pembina Ampenan

Robiatul Adawiyah, Nurhayati Nurhayati, Fourlyta Hutabarat

Abstract


Pendahuluan: Anak usia prasekolah dengan gizi yang tidak seimbang akan mengalami beberapa permasalahan yang ditimbulkan. Masalahan gizi yang ditimbulkan pada kelompok usia prasekolah. Menurut data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2010 di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan angka gizi kurang pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) berdasarkan IMT/U sebesar 12.4 persen dan gizi buruk sebesar 5.3 persen. Berdasarkan data tahun 2015 dari 105 anak pra sekolah di TK Negeri Pembina Ampenan, terdapat 21 diantaranya mengalami perkembangan motorik halus dan seni yang kurang optimal dibandingkan siswa lainnya. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak dengan perkembangan anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Ampenan. Metode: Rancangan penelitian adalah deskriptif korelasi. Teknik pengambilan sample dengan purpossive sampling sehingga didapatkan jumlah sample sebanyak 86 orang. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisa data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang antara peran orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak dengan perkembangan anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Ampenan hal ini dibuktikan dengan nilai p value sebesar 0,000 dengan taraf signifikan 0,05 ( p <  ). Kesimpulan: Bila orang tua berperan baik dalam memenuhi kebutuhan gzi anak maka perkembangan anak akan sesuai menurut usianya.

Keywords


peran orang tua, kebutuhan gizi, perkembangan anak pra sekolah

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.47506/jpri.v7i2.240

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.